Kecamatan Lamongan

Kecamatan Tikung

KECAMATAN LAREN

Kecamatan Kembangbahu

Kecamatan Turi

Kecamatan Deket

Kecamatan Sukodadi

Kecamatan Sekaran

Kecamatan Karanggeneng

Kecamatan Pucuk

Kecamatan Babat

Kecamatan Kedungpring

Kecamatan Modo

Kecamatan Sugio

Kecamatan Ngimbang

Kecamatan Bluluk

Kecamatan Sambeng

Kecamatan Mantup

Kecamatan Sukorame

Kecamatan Karangbinangun

Kecamatan Kalitengah

Kecamatan Glagah

Kecamatan Paciran

Kecamatan Brondong

Kecamatan Laren

Kecamatan Solokuro

SKALA  1: 70000

  1. KEADAAN FISIK DAERAH

Luas   wilayah  Kecamatan  Laren  86 Km2 atau  8.595,356  Ha,  terbagi  dalam   20  Desa, 36  Dusun, 100  RW dan 266 RT. Bagian terbesar dari wilayah ini berupa sawah seluas 4.927 Ha,  Ha,  sedangkan sisanya berupa tegalan, rawa,  hutan  pekarangan dan lain-lain.

  1. KEADAAN PENDUDUK

Keadaan  penduduk  pada  bulan  Agustus  1993  tercatat 45.250 jiwa, dengan kepadatan rata-rata 200 jiwa//Km2. Penduduk 100% beragama Islam.

  1. PEMBANGUNAN SEKTORAL
  1. Produksi beras pada Pelita I tercatat 54.897 ton, pada pelita V meningkat menjadi 111.995 ton. selama lima Pelita, produksi beras seluruhnya berjumlah 410.789 ton.
  2. Pembangunan tempat-tempat ibadah  tercatat  239 masjid, dan 180 musholla.
  3. Hasil  pembangunan  sektor  pendidikan, pada awal Pelita I tercatat 5 SD, 28 MI, pada Pelita V meningkat menjadi 43 TK,22 SD,5 SMP,2 SMA, 42 MI, 10 MTs, dan 3 MA.
  4. Keamanan  dan  ketertiban  yang  dilaksanakan oleh Polsek dan Koramil, didukung oleh personel Hansip di  desa-desa  menunjukkan  hasil  yang  menggembirakan,  stabil,  dan  terkendali.  Pada  Pelita I tercatat personel Hansip 474 orang. Pada pelita V tercatat 3.427 orang  dan 201 diantaranya wanita.
  1. PEMBANGUNAN YANG BERSIFAT TEMPORER
  1. Pembangunan  jembatan  di Desa  Pelangwot  dengan  ukuran 17x3x7 m, dikerjakan pada Pelita I, menelan biaya sebesar Rp. 26.550.000,00 dari dana APBN.
  2. Pembangunan  jembatan  Laren -Pangkatrejo Kecamatan  Sekaran dengan  ukuran  160x3x7 m, dikerjakan pada Pelita IV dana berasal dari APBN.
  3. Pembangunan  tangkis,  menelan  biaya sebesar Rp. 57 juta, pembangunan pompanisasi dan irigasi pada 5 lokasi, biaya seluruhnya 1,75 juta berasal dari bantuan Jepang.
  4. Pembangunan  pendopo  Kecamatan  seluas  251  m2 yang  dibangun  pada  tahun  1984  dengan  biaya sebesar Rp. 18 juta dengan dana yang berasal dari Inpres.
  1. PEMBANGUNAN SWADAYA MASYARAKAT

Pembangunan   gedung   TK   PKK/Pertiwi   Kecamatan.  Pembangunan   pendopo  di  19  Desa,  menelan  biaya seluruhnya Rp. 58.620.000,00 berasal  dari bantuan  desa  dan swadaya masyarakat

  1. PRESTASI

Prestasi  yang  pernah  diraih  antara  tahun  1989-1993 adalah 2 kali juara tingkat Nasional untuk lomba ISKARA dan LCTP-4;2 kali tingkat Propinsi untuk lomba  ISKARA; 3 kali juara tingkat Kabupaten untuk jenis lomba desa dan panca tertib.

LAMONGAN

PROFIL

DEMOGRAFI

POTENSI

ABOUT US